Sabtu, 02 November 2019

Review Film: Halloween (2018)

Sumber gambar: IMDB

Sejak pertama dirilis tahun 1978, film Halloween yang mengangkat sosok pembunuh berdarah dingin bernama Mike Myers langsung mendapat sambutan hangat dari para penikmat film. Di samping sosok menyeramkan Mike Myers, scoring film ini pun jadi salah satu ciri khas yang kemudian terus melekat di telinga setiap penonton. Begitu fenomenalnya film Halloween, terhitung sudah ada 10 sekuel dari Film original Halloween garapan John Carpenter yang rilis 40 tahun lalu. Yang terbaru, adalah film Halloween (2018) karya David Gordon Green yang tayang 17 Oktober di layar bioskop tanah air. Bagi Anda yang tengah berencana untuk kembali bernostalgia dengan sosok menyeramkan Mike Myers, tak ada salahnya untuk  terlebih dulu melihat review film Halloween, berikut ini.

Sinopsis Film

Genap 40 tahun berlalu sejak kejadian mengerikan yang dialami Laurie Strode (Jamie Lee Curtis) pada malam Halloween. Di mana kala itu dirinya harus menghadapi teror dari sosok pria bernama Mike Myers yang kabur dari rumah sakit jiwa dan sempat ditahan selama 15 tahun akibat melakukan pembunuhan tingkat pertama terhadap kakaknya, saat Mike baru berusia 6 tahun.

Meski masa lalu kelam itu telah berlalu, tetapi Laurie masih tak bisa lepas dari bayang-bayang Mike, hingga mengubah dirinya menjadi sosok yang penuh antisipasi, hingga membekali diri dengan berbagai keahlian demi perlindungan diri. Bukan tanpa alasan, Laurie memiliki harapan jika suatu saat nanti ia bisa kembali bertemu dengan sosok Mike dan menghabisi pria ini dengan tangannya sendiri.

Rasa obsesi Laurie pada Mike membuat kehidupan pribadinya jadi berantakan. Mengalami kegagalan pernikahan sebanyak 2 kali, hingga harus dijauhi putri semata wayangnya, Karen (Judy Greer). Untunglah sikap dingin sang anak tak diturunkan pada cucunya, Allyson (Andi Matichak) yang masih menjalin kedekatan dan komunikasi dengan Laurie di luar sepengetahuan Karen.

Kehidupan Laurie yang penuh kewaspadaan dan paranoid, akhirnya menjadi kenyataan saat bus yang ditumpangi Mike dan belasan pasien rumah sakit jiwa mengalami kecelakaan, hingga membuat sang pembunuh berdarah dingin ini kembali bebas. Tentu saja Mike langsung mengarahkan tujuannya menuju Haddonfield, Illinois, untuk menemui Laurie demi menuntaskan perburuannya.

Mampu menebar teror, tetapi belum berhasil lampaui pendahulunya

Meskipun memiliki 9 film lain yang berkisah tentang sosok Mike Myers, tapi Anda tak perlu repot-repot menyaksikan seluruh film tersebut demi mendapat benang merah film Halloween (2018). Karena film Halloween hanya melanjutkan kisah dari film orisinalnya di tahun 1978. Belum pernah menyaksikan film pertamanya? Tenang saja, film Halloween (2018) tetap bisa Anda nikmati tanpa merasa kebingungan, kok. Hanya saja tentu nuansa yang didapatkan akan sedikit berbeda. Anda tak ikut merasakan nuansa nostalgia saat karakter Laurie muncul, atau saat adegan tertentu yang seolah kembali mereka ulang adegan di film pertamanya (adegan Allyson di dalam kelas).

Dari sekian banyak film sekuel seputar Mike Myers bisa dibilang film Halloween milik David Gordon Green ini cukup memuaskan dan tidak terkesan cetek. Cerita yang dibangun cukup nyaman untuk diikuti, bahkan sosok Mike Myers tampak terlihat begitu menakutkan karena kemampuannya dalam menghabisi siapa saja yang ia temui tanpa rasa ampun. Beberapa jump scare yang dihadirkan juga sempat berhasil membuat para penonton di dalam bioskop merasa kaget.

Kisah Laurie dan Mike adalah adegan yang paling saya nantikan di film ini. Karena cerita yang dibangun sekitar kehidupan Laurie,  terasa cukup membosankan bahkan tergolong tidak penting. Seperti lingkungan pertemanan Allyson yang tidak menghibur, serta percakapan antar tokoh yang tak berisi. Untunglah durasi perburuan Mike cukup dominan, bahkan Green berhasil menyajikan adegan-adegan pamungkas yang terasa klimaks di akhir film.

Secara keseluruhan Halloween memiliki cerita yang menghibur dengan nilai 6.8/10. Meski belum bisa menyaingi film terdahulu garapan John Carpenter, tapi setidaknya kehadiran Mike Myers di film ini bisa menjadi obat rindu bagi para penggemar kisah Halloween yang menantikan cerita penuh teror dan tentunya akhir kisah Laurie vs Mike.

Rating: 6,8/10

*artikel ini pernah tayang di beautyjournal.id

Tidak ada komentar:

Posting Komentar